Emak-Emak Wajib Tahu, Ini Tips Mengolah Daging Qurban

INDONESIASKETSA.COM, Tidak lama lagi umat Islam di seluruh dunia khususnya di Indonesia akan merayakan hari raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1444 Hijriyah. Idul Adha biasanya identik dengan pemotongan hewan qurban. Nah, sahabat indonesiasketsa, ada tips khusus agar daging qurban tidak alot.  Chef Stefu Santoso mengingatkan, sebaiknya daging qurban dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak dan dikonsumsi.

Daging hewan qurban pada momen Idul Adha, sebaiknya dicuci dengan air mengalir seperti biasa, dan langsung dimasukkan ke dalam kulkas dengan suhu di bawah 5 derajat celcius. Dengan demikian, daging kurban tersebut dapat bertahan di dalam kulkas selama kurang lebih tiga hari ke depan.

“Kalau daging qurban, menurut saya lebih baik dicuci dulu. Yang tidak dicuci, itu sebenarnya karena dagingnya sudah divakum karena itu sudah disteril, sehingga bakteri tidak bisa berkembang biak. Kalau kita cuci, justru akan menambah bakteri”, katanya.

“Sedangkan daging kurban, saya sarankan dicuci karena kita melihat kenyataannya. Ketika selesai dipotong, daging kurban itu sebelum dibagikan, diletakkan di atas terpal, kemudian dia (daging kurban) sudah berada di luar cuku lama. Jadi, paling tidak dicuci untuk menghindari bakteri”, sambungnya.

Tak hanya itu, Stefu juga mengatakan, kalau daging kurban memang akan terasa alot. Apalagi, jika daging itu langsung dikonsumsi setelah didapatkan. Nah, jika ingin daging terasa lebih empuk, sebaiknya daging tersebut perlu melewati tahap aging terlebih dahulu.

Namun, apabila ingin segera dikonsumsi, Stefu menyarankan agar daging itu dimasak untuk membuat menu seperti rendang, gulai, dan makanan basah lainnya.

“Kalau masaknya itu basah misal dibikin gulai atau rendang, itu nggak ada masalah. Paling masaknya agak lama. Tapi kalau di sate, yang dipanggang, itu pasti akan bermasalah”, katanya.

“Karena ada satu proses yang tidak dilewati yaitu aging. Kalau sapi minimum 21 hari, kalau kambing sekitar 18 hari. Harusnya di-aging dulu. Dia kan baru mati, jadi ototnya akan mengeras. Memang nggak ada cara lain selain dimasak basah,” kata dia.

Khusus daging kambing, dikatakan Stefu, akan sulit untuk memilih daging yang tidak berbau. Sebab, bau prengus yang khas dari kambing berasal dari makanan yang dikonsumsi saat masih hidup.

Komentar