INDONESIASKETSA.COM, New Delhi – Kehadiran Kepala Negara Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di New Delhi, India, menarik perhatian banyak pihak pada Sabtu (12/9/2026). Dalam forum internasional tersebut, Beliau menggarisbawahi keharusan setiap bangsa untuk membangun benteng pertahanan dan kedaulatannya secara mandiri dari dalam negeri.
Langkah fundamental dalam mengukuhkan kedaulatan sebuah negara, menurut Prabowo, bertumpu pada kemampuan pemerintah menjamin kebutuhan dasar seluruh warga negaranya. Cakupan ini mencakup pengelolaan sektor pangan, jaminan kecukupan pasokan energi, akses pendidikan berintegritas, hingga pemerataan taraf hidup masyarakat.
Selain memfokuskan pada penguatan internal, orang nomor satu di Indonesia ini turut memaparkan pentingnya sinergi lintas negara untuk memperkokoh ketahanan nasional tiap-tiap anggota. Bergabungnya Indonesia dalam forum BRICS dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi bargaining chip dan ketahanan antarnegara mitra.
Keputusan Indonesia yang telah resmi memegang status sebagai anggota anyar blok ini sejak 2025 membuahkan apresiasi mendalam dari delegasi RI. Prabowo melayangkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pemrakarsa forum BRICS yang telah membuka pintu hangat bagi Indonesia, kelompok yang kini menaungi porsi amat signifikan dari total warga dunia.
Di tengah dinamika geopolitik dunia, Prabowo kembali menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Dirinya menyampaikan penegasan tajam di hadapan para pemimpin dunia
“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” tegas Prabowo.
Melalui ketegasan sikap ini, Indonesia berharap kolaborasi di wadah BRICS tidak hanya sekadar formalitas diplomatik, tetapi mampu menghadirkan aksi nyata demi menciptakan stabilitas global serta mewujudkan kemakmuran yang merata bagi rakyat.







Komentar