INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dianggap sudah bubar secara de facto setelah PPP mengusung Ganjar. Penilaian ini disampaikan pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi, lebih lanjut Asrinaldi memandang Golkar berpeluang merapat ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan, salah satu alasannya karena Airlangga punya kedekatan dengan sejumlah tokoh di barisan pendukung Anies.
“Peluang Golkar untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan sangat besar ya karena memang dari awal kan Airlangga sudah melibatkan JK. Kita tahu sejarah dalam konteks Golkar, Surya Paloh kan dari sejarah Golkar,” terangnya, Senin (8/5).
Dia berpendapat Golkar perlu mendapat posisi cawapres untuk mengerek perolehan suara di pileg. Posisi cawapres akan menjadi target Golkar bila hendak mencari koalisi baru.
Asrinaldi menyoroti elektabilitas Airlangga saat ini. Survei Indikator Politik Indonesia pada Minggu (26/3) menyebut elektabilitas Airlangga cuma 0,9 persen.
Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) dengan sampling 31 Maret 2023-4 April 2023 juga menyebut elektabilitas Airlangga sebagai cawapres 2,7 persen.
“Apakah suara untuk Airlangga bisa menambah suara capresnya? Atau kader Golkar seperti Ridwan Kamil yang dari segi survei cukup tinggi. Barang kali dalam beberapa bulan ke depan sangat ketat perbincangannya,” tutupnya.







Komentar