Penambahan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dikhawatirkan Memperbesar Utang

INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Herman Khaeron, anggota Komisi VI DPR RI, menyoroti rencana perluasan jalur Kereta Cepat dari Jakarta ke Surabaya. Ia menilai gagasan itu sebaiknya tidak terburu-buru direalisasikan karena berpotensi menambah beban finansial KCIC, terutama bila proyek tersebut kembali ditopang oleh skema pembiayaan berbasis utang.

“Pasti dong (menambah utang). Artinya kalau kemudian semuanya basisnya kepada utang, ya pasti akan memperbesar utang,” kata Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (31/10).

“Namun dalam bisnis ada hitung-hitungannya, ada bisnis plannya, ada feasibility study-nya. Ini yang harus betul-betul dikaji betul,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, pengkajian juga meliputi dampak dan kebutuhan masyarakat atas sarana transportasi tersebut.

“Apa sih kepentingannya negara membangun ini, ada esensinya enggak? Dan kalau memang ini menjadi hal yang esensial bagi negara, ya jangan segan-segan juga,” ucap Herman.

Ia tidak memungkiri, pembangunan transportasi untuk kepentingan negara. Namun, penghitungan yang matang tidak boleh ditinggalkan.

“Pembangunan ini kan untuk kepentingan negara semuanya. Tetapi harus hitung-hitungannya harus matang, lah. Jangan terburu-buru,” tandasnya.

Komentar