INDONESIASKETSA.COM, Tel Aviv – Pemerintah Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah melancarkan serangan rudal yang menargetkan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, serta markas Komandan Angkatan Udara Israel. Inforasi tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran dan dikutip oleh Fars News Agency.
Dalam keterangan resminya, IRGC menyebut serangan itu sebagai bagian dari gelombang lanjutan operasi militer terhadap Israel. Mereka mengklaim menggunakan rudal balistik jarak menengah dalam operasi yang disebut sebagai respons atas serangan Israel sebelumnya terhadap target-target di wilayah Iran. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sasaran yang dipilih memiliki nilai strategis tinggi dan terkait langsung dengan struktur komando militer serta kepemimpinan politik Israel.
Sementara itu, laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa otoritas Israel belum memberikan konfirmasi terkait klaim serangan langsung terhadap kantor perdana menteri maupun markas komandan udara.
Menurut sumber-sumber Iran yang dikutip media nasional mereka, operasi ini merupakan balasan atas serangan udara Israel yang sebelumnya menyasar fasilitas militer dan infrastruktur strategis Iran. Teheran menegaskan bahwa setiap tindakan militer terhadap wilayahnya akan dibalas dengan serangan yang dianggap “proporsional dan terukur”.
Di pihak lain, situasi keamanan di Israel dilaporkan berada dalam status siaga tinggi. Sejumlah wilayah disebut mengalami aktivasi sistem pertahanan udara, meski rincian dampak kerusakan maupun korban belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah Israel.
Eskalasi terbaru ini mempertegas meningkatnya ketegangan langsung antara Iran dan Israel, yang dalam beberapa pekan terakhir saling melancarkan serangan terbuka. Komunitas internasional kini menaruh perhatian serius terhadap meluasnya konflik ke kawasan yang lebih luas di Timur Tengah, terutama jika kedua pihak terus meningkatkan intensitas operasi militernya.







Komentar