INDONESIASKETSA.COM, Gaza – Di saat pejuang Palestina Al-Qassam terus menghadapi serangan penjajah di jalur darat, milisi militer Hamas ini juga meluncurkan senjata torpedo kendali jarak jauh untuk pertama kalinya. Senjata yang baru dimunculkan ini digunakan menyerang kekuatan laut musuh.
“Perlawanan terus berlanjut, masih tahap awal, Gaza akan menjadi kuburan para penjajah,” kata jubir Al-Qassam Abu Ubaidah yang merupakan bagian dari pejuang kemerdekaan Palestina.
Pejuang Al-Qassam juga memberi peringatan Benyamin Netanyahu, yang akan kehilangan karir politiknya karena ketidakmampuan melawan para mujahidin.
“Kami berikan kabar gembira kepada Netanyahu bahwa dia akan berlutut kalah dan perang akan mengakhiri masa depan politiknya,” katanya.
Abu Ubaidah mengaku beberapa hari ini memantau laporan penjajah ‘Israel’, dimana Shin Bet mengklaim telah membebaskan tawanan perempuan dari Jalur Gaza. Menurut Al-Qassam, hal itu tidaklah benar.
“Kami nyatakan musuh tidak mencapai satu pun tawanan kami,” ujarnya.
Menurutnya, penjajah ‘Israel’ dan Benyamin Netanyahu terus membual untuk menutupi kekalahanya melawan pejuang kemerdekaan Palestina.
“Jika Netanyahu yang sudah kalah membual dan merayakan pembebasan satu tahanan sebulan setelah pertempuran, ini berarti dia membutuhkan waktu 20 tahun untuk membebaskan sisa tahanannya di Gaza,” kata Abu Ubaidah.







Komentar