Diprediksi Tidak Lolos Parlemen, Tanggapan PSI Mengejutkan

INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA baru saja merilis hasil survei terkai parpol. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa PSI tidak lolos parliamentary threshold atau ambang batas parlemen, yakni 4 persen. Menanggapi hal tersebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menanggapi dengan santai.

Wakil Ketua Pembina PSI Grace Natalie tidak ambil pusing dengan hasil survei itu. Terlebih, ia mengklaim pernah bekerja di lembaga survei sehingga tahu seluk-beluk proses survei.

“Kebetulan kan saya mantan orang survei, jadi survei itu kami jadikan masukan saja” ucap Grace Natalie di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta.

Menurut Grace, hasil survei itu juga kurang akurat. Sebab, pemilih PSI kebanyakan bukan level grassroot.

“Pemilih PSI itu kalau dilihat dari pemilu yang lalu, kebanyakan kelompok yang terdidik, adanya di kota dan kelompok yang seperti ini sebenarnya mirip dengan pemilih PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Itu juga kelompoknya lebih terdidik” sambungnya.

Grace mengatakan, pemilih PSI berbeda dengan pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

“Beda misalnya dengan massanya PKB atau massanya PDI-P misalnya yang lebih ke grassroot. Kalau orang yang misalnya tinggalnya di apartemen, itu kan sudah susah. Atau gated community, atau di kompleks itu biasanya lebih tertutup ya, atau sibuk” pungkasnya.

Namun, ia mengaku tetap menjadikan hasil survei itu sebagai masukan.

“Buat kami jadi masukan saja, yang penting (kami) tetap bergerak. Jadi it’s okay enggak papa, yang penting kami tetap terus bergerak. Buktinya yang daftar atau gabung (ke PSI) semakin banyak” tutupnya.

Komentar