Besok Puasa, Apa Saja yang Perlu Kamu Persiapkan?

INDONESIASKETSA.COM, Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan bahwa Kamis, 19 Februari 2026, adalah 1 Ramadan 1447 Hijriah. Penetapan ini menjadi kabar yang disambut haru dan syukur oleh umat Islam di seluruh penjuru negeri.

Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, bahwa puasa diwajibkan atas orang-orang beriman agar mereka bertakwa. Maka, datangnya Ramadan bukan sekadar pergantian kalender, melainkan panggilan iman untuk memperbaiki diri.

Lalu, apa saja yang perlu kita siapkan menyambut esok hari, saat fajar pertama Ramadan menyingsing?

1. Memantapkan Niat dan Taubat

Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap amal tergantung pada niatnya. Maka, malam ini adalah waktu terbaik untuk memperbaharui niat dan memperbanyak istighfar. Bersihkan hati dari dendam, iri, dan prasangka buruk. Ramadan adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui kembali tahun depan.

Niat puasa Ramadan hendaknya ditanamkan dengan kesadaran penuh bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata karena Allah SWT.

2. Menjaga Kesehatan sebagai Amanah

Tubuh adalah amanah. Karena itu, sahur jangan ditinggalkan. Anjuran ini juga dikuatkan oleh imbauan kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia agar umat tetap menjaga asupan gizi seimbang selama berpuasa.

Pilih makanan halal dan thayyib: Karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama, protein untuk menjaga daya tahan tubuh, buah dan sayur sebagai sumber vitamin, air putih yang cukup dari berbuka hingga sahur.

Berbukalah dengan yang manis secukupnya, sebagaimana sunnah Nabi dengan kurma atau air.

3. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Kita perlu memperbanyak qiyamul lail, tarawih, dan tadarus.

Susun target ibadah: berapa juz yang ingin dibaca setiap hari? Berapa banyak sedekah yang ingin ditunaikan? Ramadan adalah madrasah ruhani yang melatih kedisiplinan dan keikhlasan.

4. Menata Aktivitas dengan Hikmah

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru Ramadan adalah momentum meningkatkan produktivitas dalam bingkai ibadah. Atur waktu istirahat, kurangi aktivitas yang tidak perlu, dan perbanyak dzikir di sela-sela pekerjaan.

Bekerja, belajar, dan berkarya tetap bernilai pahala jika diniatkan karena Allah SWT.

5. Menguatkan Kepedulian Sosial

Ramadan adalah bulan berbagi. Pengelolaan zakat secara nasional dikoordinasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional, termasuk zakat fitrah yang wajib ditunaikan sebelum Idulfitri.

Selain zakat, perbanyak infak dan sedekah. Ingatlah, di luar sana masih banyak saudara kita yang menanti uluran tangan.

6. Mengendalikan Diri, Bukan Sekadar Menahan Lapar

Hakikat puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan dari ghibah, mata dari maksiat, dan hati dari riya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.

Karena itu, Ramadan adalah latihan total: lahir dan batin.

Esok hari, kita memasuki bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Mari songsong 1 Ramadan 1447 H dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan semangat untuk menjadi hamba yang lebih bertakwa.

Marhaban ya Ramadan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua. Aamiin

Komentar