Penjajah Israel Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar

INDONESIASKETSA.COM, Doha – Upaya pembunuhan terhadap delegasi Hamas di ibu kota Qatar berakhir gagal pada Selasa (10/9), meski menelan sejumlah korban jiwa. Serangan yang diduga dilakukan penjajah Israel itu menargetkan rombongan pimpinan Hamas yang tengah menggelar pertemuan membahas usulan terbaru Presiden AS Donald Trump terkait gencatan senjata Gaza.

Dalam pernyataannya, Hamas menegaskan bahwa pemimpin mereka selamat, termasuk Khalil al-Hayya. Namun, putra al-Hayya, Humam al-Hayya, serta direktur kantornya, Jihad Labad, bersama beberapa anggota dekat lainnya dilaporkan gugur. Hamas juga menyebut satu anggota Pasukan Keamanan Dalam Negeri Qatar ikut meninggal dalam insiden tersebut.

Gerakan itu mengecam keras aksi yang mereka sebut sebagai “pelanggaran nyata hukum internasional” sekaligus “agresi terhadap kedaulatan Qatar.” Hamas menuding Perdana Menteri penjajah Israel Benjamin Netanyahu berupaya menggagalkan setiap peluang perdamaian dengan cara menargetkan tim negosiasi mereka.

Kementerian Dalam Negeri Qatar mengonfirmasi bahwa serangan menewaskan satu personel keamanan internal dan melukai beberapa orang. Pemerintah setempat menegaskan telah mengambil langkah darurat untuk menjamin keselamatan warga.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut ledakan di Doha berasal dari penyerangan salah satu markas Hamas. Qatar mengecam tindakan penjajah Israel tersebut sebagai serangan “kriminal” dan ancaman serius bagi keamanan nasional, sembari menegaskan penyelidikan sedang dilakukan di tingkat tertinggi.

Komentar