Belasan Pendekar Silat Diringkus Polisi di Kediri

INDONESIASKETSA.COM, Kediri – Belasan pendekar silat di Kediri terpaksa berurusan dengan polisi karena kasus pengeroyokan, peristiwa itu terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda di wilayah hukum Kabupaten Kediri.

Kasus tersebut melibatkan korban dan pelaku dari berbagai oknum organisasi perguruan silat besar di Indonesia dan warga sipil di permukiman, demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra. 

“Pertama adalah pembubaran latihan disertai pencurian seragam latihan, di Kecamatan Ngadiluwih. Kami menangkap lima oknum pendekar silat” terangnya, Minggu (22/1).

Kemudian yang kedua adalah tindak lanjut pembubaran latihan, terjadi sweeping yang dilakukan oleh perguruan silat lainnya. Polisi menangkap enam orang oknum pendekar silat.

Lalu yang ketiga adalah adanya arak arakan dari perguruan silat yang melintas di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri dan sempat menganiaya serta mengeroyok salah seorang warga sekaligus pendekar dari perguruan silat lainnya.

Rizki mengatakan para pelaku ini dari berbagai umur. Diduga, motif yang dilakukan adalah balas dendam.

“Dari situ secara keseluruhan kami menetapkan ada 16 tersangka. Delapan di antaranya anak-anak, masih di bawah umur dan delapan lainnya pelaku dewasa. Semuanya terbukti melakukan tindakan melanggar hukum mulai dari pemukulan dan pencurian seragam latihan” paparnya.

Dirinya menambahkan kasus yang melibatkan anak di bawah umur itu sudah ditangani bagian yang terkait.

“Delapan oknum pendekar tersebut masih di bawah umur, sehingga ditangani oleh Unit PPA Polres Kediri” imbuhnya.

Dirinya menegaskan anggota Satreskrim Polres Kediri tidak akan menoleransi adanya aksi anarkistis yang tidak hanya dilakukan oleh oknum perguruan silat.

Lebih jauh pihaknya juga akan menindak gerombolan pemuda yang mengendarai motor di tengah malam mengganggu keamanan dan kenyamanan wilayah hukum Polres Kediri.

Komentar