Membumikan Budaya Pelauw, DPD IPPMAP Jakarta Raya Adakan FGD di Bogor

INDONESIASKETSA.COM, Bogor –Dewan Perwakilan Daerah Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pelauw-Jakarta Raya (DPD IPPMAP Jakarta Raya) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema “Kebudayaan Pelauw Dalam Kajian Historis, Manian dan Aroho Fatimah” di Villla Molek Puncak, Jl Tugu Sel, Kec. Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat-Dabtu, 16-17 Agustus 2024.

FGD ini menghadirkan narasumber di antaranya Laksamana Pertama (Laksma) TNI Effendy Maruapey, SH., MH yang bertindak selaku keynote speaker, sekaligus membuka acara, Ir Marzuki Latuconsina, Mus Salampessy dan Rasyid Latuamury masing-masing selaku pemateri. Kegiatan FGD tersebut dipandu Halim Tuasikal sebagai moderator.

Ketua DPD IPPMAP Jakarta Raya, Syarif Hasan Salampessy mengatakan budaya merupakan identitas yang menunjukkan pada peradaban suatu masyarakat. Identitas tersebut dapat dijadikan sebagai pembeda antara kelompok masyarakat satu dengan lainnya. Oleh karena itu penting baginya membumikan budaya kepada generasi muda agar dapat dipahami secara baik dan benar.

“Jangan sampai kita sebagai generasi muda tidak paham sama sekali akan budaya sendiri, apalagi kami ini lama merantau di negeri orang. Oleh karena itu, kami membuat diskusi ini supaya tidak terjadi ahistoris terutama di kalangan generasi muda,” kata Syarif dalam keterangan, Minggu (18/8/2024).

Kegiatan FGD ini sebagai langkah awal, karena DPD PPMAP Jakarta Raya berencana akan melaksanakan kegiatan seruoa secara berseri. Tujuannya untuk memperkaya khasanah pengetahuan terkait kebudayaan Pelauw bagi generasi muda Pelauw yang ada di tanah rantau.

“Muncul usulan dari peserta supaya FGD diadakan secara berseri, karena para peserta sangat antusias dengan topik yang dibahas dalam diskusi tersebut. Sehingga kami bersepakat untuk mengadakannya secara rutin paling tidak dua kali setahun,” papar Syarif.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukmin Talaohu mengatakan maksud dan tujuan kegiatan FGD ini adalah sebagai wahana diskusi untuk meningkatkan kesadaran peserta dalam memahami pentingnya literasi kebudayaan negeri adat Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

“Alhamdulillah FGD ini berjalan sukses. Hal ini berkat kerja sama tim panitia dan pengurus dalam bahu-membahu sehingga acara dimaksud dapat terselenggara dengan baik,” kata Mukmin.

Sebagai informasi, FGD dikuti oleh 35 peserta. Menariknya kegiatan ini dikemas dengan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun 2024, yakni lomba memasukkan kelereng dalam botol, dan lomba memindahkan gelas pakai balon ditiup.

“Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena kami kemas dengan berbagai perlambang. Untuk acara perlombaan kami adakah di hari pertama sebelum FGD dimulai dan hari kedua sebelum penutupan acara. Pemenang dari acara perlombaan ini kami berikan hadiah-hadiah menarik,” tutup Mukmin.

Komentar