Fantastis, PSM Juara Liga I Setelah Menanti 23 Tahun

INDONESIASKETSA.COM, Makassar – Penantian 23 tahun itu berakhir indah. PSM Makassar keluar sebagai juara Liga 1 musim ini, gelar yang terakhir diraih pada musim 1999-2000 silam. Sebelumnya, pelatih PSM, Bernardo Tavares mengatakan, anak asuhnya akan memberikan yang terbaik di lapangan.

“Saya pastikan pemain akan berjuang dan memberikan performa terbaik di lapangan. Tapi, tidak ada garansi kami pada akhirnya bakal berpesta,” kata pelatih PSM Bernardo Tavares, Kamis (30/3).

PSM Makassar yang bertandang ke kandang Madura United dalam lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2022-2023 meraih hasil maksimal. PSM pun memastikan diri sebagai juara Liga 1 dengan poin sementara 72. Poin tak mampu dikejar Persib Bandung yang berada di posisi kedua klasemen. Kendati Maung Bandung, julukan Persib, sapu bersih sisa laga dengan kemenangan.

PSM Makassar tampil impresif di kandang Madura United, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. PSM membuka skor lebih cepat di menit ke-4 melalui kaki legion asingnya, Wiljam Plium setelah memanfaatkan umpan Y. Sayuri. PSM Kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-10, Wiljam Pluim memaksimalkan sepak pojok Y. Sayuri dengan sundulan.

Di babak kedua, PSM Makassar kembali melesatkan gol ke gawang Madura United di menit ke-48 melalui sepakan gelandang Kenzo Nambu. PSM unggul 3-0. Madura United kemudian memperkecil ketertinggalan di menit ke-51 melalui gol Hugo Gomes dos Santos Silva. Hingga peluit babak kedua berbunyi, laga pun berkesudahan 3-1 untuk kemenangan PSM atas Madura United.

Juku Eja, julukan PSM, pun memutus kutukan away di Pamekasan. Sejak Liga 1 2017, sudah empat kali mereka bermain di kandang Madura United. Hasilnya, tidak ada hasil positif. PSM selalu kalah dalam empat laga tersebut. Mereka bahkan kebobolan delapan gol dan hanya mencetak satu gol. Tavares tahu “kutukan” itu.

Tapi, PSM di bawah komando Tavares berhasil memecahkan kutukan tersebut. Sebelumnya, PSM juga belum pernah menang ketika away ke Surabaya. Tavares kemudian mampu membawa PSM menang 1-0 atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik (24/2).

“Ini karena semua elemen, mulai dari pemain, staf, sampai suporter bersatu,” ungkap pelatih 42 tahun itu.

Tavares agak kecewa karena laga tidak dihadiri suporter.

“Ini bukan masalah kami berpesta. Tapi pasti suporter Madura United dan PSM sama-sama ingin hadir di stadion,” beber pelatih berkepala plontos itu.

Komentar