INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – PPP memberikan iming-iming akan menawarkan Sandi ke koalisi agar diusung di Pilpres 2024. Hal itu terungkap dari pernyataan Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Muhamad Mardiono yang masih berharap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bergabung ke partainya.
Menurut Mardiono, jika Sandi bergabung, maka ada peluang bagi PPP bisa menawarkan kepada parpol lain agar bisa diusung untuk menjadi capres atau cawapres.
“Apakah nanti Pak Sandi itu kemudian kita dukung, kita usung sebagai calon di presiden-wakil presiden atau juga bisa juga karena politik itu dinamis bisa juga nanti beliau oh ternyata nyalon di DPR, misalnya kan bisa juga gitu kan. Ya kami tentu berharap Pak Sandi bergabung lah dengan PPP, termasuk nanti untuk bagaimana menghadapi Pemilu tahun 2024 yang akan datang ini,” ucap Mardiono di Jakarta, Senin (13/3).
Mardiono melihat latar belakang Sandi sebagai politikus milenial cukup mumpuni dan tak perlu diragukan lagi. Sandi berhasil menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga pernah menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.
“Ya saya dari awal sudah menyatakan tanggapan yang positif karena Pak Sandi itu tokoh bangsa ya, politisi milenial yang sudah teruji,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sandi menegaskan masih berstatus sebagai kader di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hal itu ditegaskan Sandi terkait isu kepindahan dirinya ke PPP.
Sandi mengaku telah menemui Prabowo Subianto di kediamannya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (10/1/2023), untuk meluruskan isu tersebut. Kehadirannya memenuhi undangan partai politik hanya dalam kapasitas sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).
“Bahwa tidak pernah ada apa yang disalahartikan-disalahpahami waktu itu, sudah semuanya clear, dan tentunya kegiatan menyerap aspirasi, memberikan solusi dan motivasi sekaligus hadir di tengah masyarakat itu wajib hukumnya,” terang Sandi usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/1).
Sandi menjelaskan kepada Prabowo bahwa tidak pernah ada undangan dari partai politik untuk bergabung. Kehadirannya tersebut hanya sebatas kolaborasi serta memberikan solusi dan motivasi untuk kepulihan ekonomi lewat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Jadi sudah clear, tidak ada pernah ada undangan untuk bergabung, tapi hanya memberikan suatu penyampaian mengenai sektor-sektor mana untuk kita bisa meningkatkan ekonomi, khususnya dari kalangan pesantren, maupun juga di beberapa wilayah, di mana ada potensi wisata religi ataupun produk-produk ekonomi kreatif,” tutup Sandi.







Komentar