INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Fraksi Partai Gerindra di DPR RI membantah keras kabar yang menyebut Ketua Fraksi, Budi Djiwandono, pernah menggelar rapat khusus untuk menginstruksikan para anggota mengawasi aktivitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut pihak fraksi, informasi yang ramai beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, mengatakan dirinya mengetahui seluruh agenda rapat fraksi karena selalu hadir dalam setiap pertemuan yang dipimpin Budi Djiwandono. Oleh karena itu, ia memastikan tidak pernah ada pembahasan maupun instruksi seperti yang diberitakan.
“Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra. Dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut,” kata Bambang, Selasa (23/6).
Ia menjelaskan bahwa arahan yang sebenarnya diberikan pimpinan fraksi kepada seluruh anggota DPR dari Partai Gerindra adalah memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan dengan baik di daerah pemilihan masing-masing. Selain itu, para legislator diminta memonitor kondisi ekonomi masyarakat, terutama berkaitan dengan kebutuhan pokok dan daya beli warga.
“Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR, agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya” sebut dia.
Bambang juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Menurutnya, laporan investigasi seharusnya menghadirkan pandangan dari seluruh pihak yang berkaitan agar informasi yang diterima publik tidak menimbulkan persepsi keliru.
“Seharusnya laporan investigasi memuat cover both sides agar tidak menjadi seperti media infotainment,” sebut dia.
Lebih lanjut, ia memastikan hubungan antara Partai Gerindra dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap solid. Ia menilai isu mengenai adanya instruksi pengawasan terhadap Gibran hanyalah rumor yang tidak berdasar dan berpotensi memecah belah.
“Gerindra selalu men-support pemerintahan Prabowo Gibran, dan hubungan kedua sangat baik. Ini gosip tidak benar, dan cenderung dan mengadu domba.” Ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Bambang menegaskan bahwa Gerindra tetap menghormati kebebasan pers. Namun, ia berharap setiap pemberitaan disusun berdasarkan fakta yang akurat serta memenuhi kaidah jurnalistik, sehingga tidak membangun narasi yang lebih menyerupai gosip daripada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.







Komentar