Membanggakan, Tim Sepak Bola Anak Jalanan Indonesia Juara Piala Dunia, Tumbangkan Argentina di Final

INDONESIASKETSA.COM, Mexico City – Indonesia mencatat sejarah baru di panggung sepak bola internasional setelah tim Garuda Baru berhasil menjadi juara Street Child World Cup 2026 atau Piala Dunia Anak Jalanan 2026 kategori Boys Shield. Kepastian tersebut diraih usai Indonesia menundukkan Argentina melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Laga final berlangsung di Parque Ecológico Lago de Texcoco, Estado de México, Meksiko, pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat (15/5/2026) WIB. Indonesia sempat unggul lebih dahulu lewat gol Reihan pada menit ke-6, sebelum Argentina menyamakan kedudukan jelang pertandingan berakhir. Adu penalti kemudian menjadi penentu kemenangan tim Garuda Baru.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang keikutsertaan dalam ajang Street Child World Cup. Tim Garuda Baru sendiri dihuni anak-anak dari komunitas rentan di Jakarta yang selama ini mendapatkan pembinaan melalui program sosial berbasis sepak bola.

Sebelum berangkat ke Meksiko, para pemain menjalani proses seleksi ketat dari lebih dari 170 peserta. Program pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, dan pendidikan sosial.

Manajer program Garuda Baru, Jessica Hutting, sebelumnya menegaskan bahwa keikutsertaan mereka di turnamen internasional bukan sekadar mengejar prestasi olahraga. Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyuarakan hak-hak mereka dan membawa perubahan positif melalui sepak bola.

Street Child World Cup merupakan turnamen internasional yang mempertemukan anak-anak dari latar belakang rentan dan marjinal dari berbagai negara. Selain pertandingan sepak bola, kegiatan ini juga menjadi forum advokasi global terkait perlindungan hak anak.

Kemenangan Indonesia mendapat sambutan luas dari masyarakat dan pegiat sosial. Banyak pihak menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak dari lingkungan sulit tetap mampu berprestasi di tingkat dunia ketika memperoleh kesempatan, pendampingan, dan dukungan yang tepat.

Komentar