Keputusan Berisiko Mensos, Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judi Online Kembali Diaktifkan

INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengambil keputusan strategis dengan mengaktifkan kembali sejumlah rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya diblokir karena indikasi keterlibatan dalam aktivitas judi online (judol).

Langkah itu diambil setelah 600 ribu lebih calon penerima bansos sempat dicabut haknya menyusul temuan keterkaitan dengan judul daring tersebut. Namun, berdasarkan verifikasi bersama pemerintah daerah, hanya sebagian kecil yang kembali mendapatkan manfaat program bantuan.

Menurut Gus Ipul, proses reaktivasi dilakukan karena sejumlah penerima yang sebelumnya diblokir ternyata masih memenuhi syarat ekonomi untuk menerima bantuan dan sangat bergantung pada alokasi bansos untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka.

“Jadi ada beberapa yang diaktifkan kembali setelah melalui ground check bersama daerah. Dari 600 ribu itu nggak sampai 100 ribu yang diaktifkan kembali,” ujar Gus Ipul, Rabu (28/1).

Ia menambahkan bahwa penerima yang mendapat kesempatan kembali harus berkomitmen tidak mengulangi pelanggaran yang sama, sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan tepat sasaran.

Gus Ipul menjelaskan bahwa data penerima bansos yang direvisi kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sistem ini dianggap lebih akurat dalam menentukan kelayakan keluarga penerima manfaat.

Meski keputusan ini menuai beragam respons publik, pemerintah menyatakan bahwa reaktivasi dilakukan secara selektif setelah melalui proses verifikasi ketat bersama aparat daerah, untuk memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan.

Komentar