INDONESIASKETSA.COM, Indonesia memastikan dominasinya di SEA Games 2025 setelah dua cabang olahraga yang telah menuntaskan seluruh pertandingan mengantarkan kontingen nasional ke posisi puncak perolehan medali. Dua cabang tersebut berasal dari disiplin yang berbeda, yakni panjat tebing yang masuk kategori extreme sport climbing serta cabang populer badminton atau bulu tangkis. Seluruh laga dari kedua cabang ini ditutup pada Minggu, 14 Desember.
Keberhasilan pertama datang dari arena bulu tangkis. Tim Indonesia menutup kompetisi dengan raihan tiga medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Meski jumlah emas sejajar dengan Thailand, keunggulan Indonesia pada perolehan perak dan perunggu membuatnya unggul secara keseluruhan.
Cabang bulu tangkis sendiri mempertandingkan tujuh nomor perebutan emas, mencakup pertandingan beregu putra dan putri, sektor tunggal putra dan putri, ganda putra, ganda putri, serta nomor ganda campuran.
Dari tujuh nomor tersebut, Indonesia berhasil merebut tiga emas. Medali tertinggi itu diperoleh lewat penampilan solid tim beregu putra, kemenangan Alwi Farhan di nomor tunggal putra, serta performa apik pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gautama bersama Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Selain emas, Indonesia juga mengamankan tiga medali perak. Ketiganya datang dari sektor beregu putri, pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Amalia/Meilysa Trias Puspitasari, serta atlet tunggal putra Muhammad Zaki Ubaidillah.
Sementara itu, empat medali perunggu dikumpulkan dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani, pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta duet Rachel Allessya dan Febi Setianingrum.
Cabor Panjat Tebing Juara Umum
Dominasi Indonesia juga terlihat jelas di cabang panjat tebing. Dari total enam nomor yang dipertandingkan, atlet Merah Putih sukses merebut empat emas. Seluruh emas tersebut berasal dari nomor lead dan speed, masing-masing untuk sektor putra dan putri.
Ardana Cikal tampil sebagai yang terbaik di nomor lead putra, sementara Alma Ariella Tsany keluar sebagai peraih emas di lead putri. Pada nomor speed, emas putra diamankan Antasyafi Robby, sedangkan Puja Lestari memastikan kemenangan di sektor putri.

Indonesia hanya gagal menambah emas dari dua nomor bouldering. Baik bouldering putra maupun putri dikuasai sepenuhnya oleh atlet tuan rumah Thailand.
Meski telah memastikan dua gelar juara umum cabang olahraga, perjalanan Indonesia belum berakhir. Peluang untuk menambah daftar juara umum masih terbuka lebar. Dari sejumlah cabang yang belum selesai, tenis dan pencak silat menjadi dua sektor yang paling berpeluang besar menyusul kesuksesan tersebut.







Komentar