INDONESIASKETSA.COM, Gaza – Genosida yang dilakukan penjajah Israel terhadap rakyat Palestina terus berlangsung, pembantaian tersebut belum menunjukkan tanda-tanda berhenti, bahkan intensistasnya semakin meningkat, brutal, dan tidak berperikemanusiaan. Informasi terkini dari Palestina sebanyak 10 orang dari satu keluarga telah tewas akibat serangan udara militer Zionis Israel di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada Jumat pagi. Dari 10 orang yang tewas dibom, tujuh di antaranya anak-anak.
Mereka semua adalah anggota keluarga Al-Farra di lingkungan Al-Mahta, pusat kota Khan Younis. Menurut Pertahanan Sipil Gaza, jenazah para korban telah dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis setelah rumah keluarga Al-Farra menjadi sasaran pengeboman Zionis Israel.
Sementara itu, sumber-sumber Palestina mengatakan bahwa satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan penjajah Israel di daerah Al-Mawasi, sebelah barat Rafah, di Gaza selatan. Pesawat tempur penjajah Israel juga melancarkan serangan udara di daerah Qizan al-Najjar, sebelah selatan Khan Yunis. Seorang anak tewas dan lainnya terluka ketika pasukan penjajah Israel mengebom sebuah rumah di Jabaliya al-Balad, di Gaza utara, menurut laporan Al Jazeera, Sabtu (12/4).
Sementara itu, pengeboman dan penembakan artileri penjajah Israel terus berlanjut di bagian utara Rafah. Tentara penjajah Israel telah mengeluarkan peringatan bagi penduduk di beberapa lingkungan Kota Gaza—Zaytoun, Shejaiya, dan Tuffah—yang mendesak mereka untuk mengungsi dari rumah mereka sebelum serangan yang direncanakan.
Seorang juru bicara militer penjajah Israel mengunggah di X bahwa militer telah mengeluarkan “peringatan mendesak dan serius” kepada penduduk Shejaiya, Al-Jadida, Al-Turkman, Tasbe’at Infud, Al-Zeitoun Al-Sharqi, Al-Nour, dan Al-Tuffah. Ia menyatakan bahwa pasukan penjajah Israel beroperasi “dengan kekuatan ekstrem” di area tersebut dan menginstruksikan warga sipil untuk pindah ke tempat perlindungan yang telah ditentukan di bagian barat Kota Gaza—meskipun saat ini tidak ada tempat perlindungan seperti itu.







Komentar