INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Kongres III Partai NasDem. Dalam sambutannya, Jokowi sempat menyinggung soal pihak yang datang ramai-ramai dan ketika pergi juga ditinggal ramai-ramai.
“Biasanya datang itu ramai-ramai, terakhir begitu mau pergi ditinggal ramai-ramai, tapi saya yakin itu tidak dengan Bapak Surya Paloh, tidak dengan Bang Surya dan tidak juga dengan NasDem,” kata Jokowi di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (25/8).
Jokowi mengaku senang kepada Surya Paloh dan NasDem yang mendukung keberlanjutan. Dia mengatakan Paloh telah berkomitmen mendukung pemerintah selanjutnya Prabowo Subianto.
“Saya senang mendengar tadi yang disampaikan oleh Bapak Surya Paloh dan Partai NasDem yang menyatakan akan mendukung penuh pemerintahan ke depan di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto,” tutur dia.
Politikus Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menafsir kalimat Presiden Jokowi yang membahas soal pihak yang datang ramai-ramai dan ketika pergi juga ditinggal ramai-ramai. Doli mengatakan apa yang disampaikan Jokowi adalah pesan agar semuanya tetap kompak.
“Kalau saya menanggapinya itu pesan moral untuk kita semua, agar kita tetap harus solid, bisa membangun sinergi, karena kemarin kita dalam kontestasi pemilu itu beda pilihan tapi sudah selesai sudah terpilih presiden dan wakil presiden yang baru,” kata Doli di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/8).
“Jadi tidak ada yang ditinggalkan, tidak ada yang kemudian merasa disakiti. Saya kira saya menangkap pesannya itu. Untuk bisa menjaga terus kebersamaan sebagai sebuah bangsa yang besar,” katanya.







Komentar