INDONESIASKETSA.COM, Baubau – Konferensi Kordinator Cabang (KONKORCAB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tenggara yang akan di laksanakan beberapa hari ke depan menuai banyak polemik dan kritikan karena di nilai karena melanggar AD/ART dan peraturan organisasi (PO).
Dalam proses pelaksanaan KONKORCAB ini di temukan berbagai permasalahan mulai dari pembentukan Badan Perkerja KONKORCAB (BPK) yang secara jelas melanggar AD/ART dan peraturan organisasi (PO) “karena ada nya 2 Orang badan pekerja konkorcab (BPK) yang bukan badan pengurus harian PMII SULTRA serta pelaksanaan nya yang terkesan di rahasiakan atau tertutup oleh panitia dan BPK, Hal ini di buktikan dengan tidak ada nya sosialisasi dan pemberutahuan Resmi ke masing-masing cabang di wilayah PMII Sultra.” Ucap Ifan Akmal.
Selanjutnya Ifan Akmal yang juga mantan ketua PC PMII bau bau menambahkan bahwa akibat dari pelaksanaan konkorcab yang tertutup mengakibatkan diri nya dan beberapa bakal calon lainnya gagal mengambil formulir pendaftaran.
Atas hal tersebut ifan akmal meminta kepada ketua PKC PMII Sultra yang juga salah satu calon ketua umum PB PMII untuk segera membubarkan badan pekerja konkorcab yang cacat prosedur hukum irganisasi dan kembali membentuk bedan pekerja konkorcab yang sesuai dengan prosedur dan peraturan organisasi yang berlaku dengan demikian seluruh proses pelaksanaan konkorcab PMII Sultra harus di ulang, ungkapnya.
Ifan berharap PB PMII harus mengawasi seluruh tahapan konkorcab PMII Sultra agar tidak ada lagi tindakan penyelenggara konkorcab yang bisa merugikan kader-kader yang punya niatan untuk mencalonkan diri, karena ini adalah momentum konsolidasi organisasi dan silaturahim gagasan antar kader PMII Sultra,
Ia juga menambahkan persoalan lain persyaratan calon Ketua yang di syaratkan oleh BPK tidak sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO), “ini satu pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan
jika tidak ada solusi dari PKC PMII Sultra untuk membubarkan BPK dan mengulangi tahapan Pelakasanaan Konkorcab Sesuai dengan AD/ART/PO organisaai maka, Pengurus Besar PMII mengambil Alih pelaksanaan Konkorcab karena 4 PC dan beberapa kader yang merasa du rugikan menginginkam pelaksaan konkorcab dilaksanakan secara terbuka, baik dan berkualitas.” Tutupnya.







Komentar