INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Permadani diyakini bagian dari sejarah peradaban Islam sejak ribuan tahun lalu, Pernyataan tersebut disampaikan Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Nurul Yaqin dalam Intimate Talk, di Alhamd Carpet, Jakarta, Kamis (18/1). Nurul menyampaikan permadani bahkan disebut dalam Alquran dan hadis sebagai bagian dari properti surga.
“Proses pembuatannya pun manual dan dengan bahan-bahan alami oleh para pekerja di daerah tersebut,” pungkas Nurul.
Pengusaha permadani Alhamd Carpet Malik Mahbooh Ahmed mengatakan karpet-karpet handmade (rajutan tangan) dibuat melalui proses doa-doa suci. Bahkan, perajut perempuan yang sedang datang bulan tidak diperbolehkan merajut.
“Harus menunggu sampai haid selesai untuk bisa kembali merajut karpet. Sebab, proses merajut sama seperti melakukan sebuah ritual yang di dalamnya ada unsur sabar, ikhtiar, dan tawakal,” tutup Malik.
Hadir di Indonesia sejak 1990 dengan berbagai cerita menarik, Alhamd Carpet ternyata sudah melegenda karena melayani permintaan permadani khusus untuk enam Presiden Indonesia, mulai dari mantan Presiden ke-2 Soeharto hingga Presiden RI Joko Widodo. Bahkan dalam menyambut tamu dunia pada Konferensi Asia Afrika (KAA) pada April 2005.
“Ini tak lepas dari unsur seni dalam desain interior ruang yang memberikan sentuhan indah, nyaman, dan mewah,” kata Interior & Architecture Consultant Kaleem Ahmed.







Komentar