INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Kondisi udara di Jakarta berada dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan, asap yang menutupi sebagian gedung tinggi di Jakarta dinilai sebagai pertanda Jakarta mengalami polusi udara yang sangat parah, terbaru situs pemantau kualitas udara IQAir menempatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Merespon hal tersebut Pemda DKI Jakarta akan menerapkan WFH (work from home) untuk seluruh ASN di lingkup Pemprov DKI Jakarta.
Keputusan ini diambil dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/08), yang khusus membahas upaya mengatasi kualitas udara Jakarta yang memburuk akhir-akhir ini.
Usai rapat terbatas, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan, pihaknya akan menerapkan kebijakan ‘bekerja dari rumah’ pada September nanti.
“Mudah-mudahan September ini saya bisa langsung jalanin,” kata Heru dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/08).
Dalam pidato arahan sebelum rapat terbatas, Presiden Joko Widodo mengatakan, semua pihak “harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working, work from office, work from home“.
Saat ini, lanjut Heru, pihaknya sedang menyiapkan langkah-langkah untuk menerapkan kebijakan tersebut.
“Ini sebentar lagi sedang dihitung berapa persentasenya setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” kata Heru.
Dikatakan, kebijakan bekerja dari rumah ini wajib dilaksanakan oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun demikian, tambah Heru, para pegawai yang memiliki tugas dan tanggung jawab melayani masyarakat secara langsung, tetap diwajibkan untuk bekerja dari kantor.
Heru mengharapkan kementerian atau lembaga lainnya juga menerapkan kebijakan seperti itu. Dia juga menghimbau kebijakan bekerja dari rumah dapat dilaksanakan oleh perusahaan swasta.







Komentar