INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Guru lulus PG tanpa formasi PPPK 2021/2022 berdemo lagi pada hari ini, Selasa, 16 Mei. Menurut Ciung Wanara, pengurus pusat Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) agenda, aksi 16 Mei dipusatkan di Komisi X DPR RI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Dia menyebutkan ada 3 poin penting yang mereka perjuangkan, yaitu: 1. Selamatkan guru prioritas satu (P1) swasta dari PHK massal, karena telah mengikuti program pemerintah, yaitu seleksi PPPK. 2. Kami minta transparansi dari Panselnas dalam hal ini di antaranya adalah Komisi X, Kemendikbudristek, dan KemenPAN-RB. 3. Menagih janji Mendikbudristek Nadiem Makarim untuk memenuhi formasi jika pemda (provinsi/kabupaten/kota) tidak memenuhi atau tidak mebuka formasi.
“Guru lulus PG tanpa formasi PPPK 2021/2022 dari berbagai daerah akan berdemo lagi. Ini terpaksa kami lakukan karena belum ada tanda-tanda kebijakan yang berpihak kepada kami,” jelas Ciung Wanara, Selasa (16/5).
“Kami menagih janji Mas Nadiem Makarim untuk top up formasi PPPK 2023. Begitu juga Pak MenPAN-RB Azwar Anas yang dimandatkan Presiden Jokowi untuk menuntaskan guru honorer,” pungkasnya.
Dia menegaskan aksi ini bukan menentang pemerintah, tetapi sebagai pengingat bahwa sisa guru lulus PG masih ada dan harus diselesaikan pemerintah,” tutupnya.







Komentar