INDONESIASKETSA.COM, Istanbul – Recep Tayyip Erdogan yang maju kembali dalam pemilu Turki melqksanakn kampanye akhir sebelum memasuki pemilihan. Erdogan pun berbicara di rapat umum di Istanbul, kota terbesar di Turki, Sabtu (13/5).
Erdogan mengatakan, memandang pemilu sebagai perayaan demokrasi untuk masa depan Turki. Dia menayangkan video untuk menyangkal setiap tuduhan melemahkan lawannya karena dianggap tidak mampu memimpin Turki.
Erdogan menepis spekulasi bahwa dia tidak akan menyerahkan kekuasaan jika kalah. Dia menyebut pernyataan itu sangat konyol. Dalam sebuah wawancara dengan selusin penyiar Turki, Erdogan mengatakan, dia berkuasa melalui demokrasi dan akan bertindak sejalan dengan proses demokrasi.
“Jika bangsa kita memutuskan untuk membuat keputusan yang berbeda, kita akan melakukan apa yang diminta oleh demokrasi dan tidak ada lagi yang harus dilakukan,” jelas Erdogan.
Pemungutan suara untuk pemilihan presiden dan parlemen di Turki akan dimulai pukul 08.00 dan selesai pukul 17.00 waktu setempat pada Ahad (14/5/2023). Lebih dari 64,1 juta pemilih akan memberikan suara di Turki dan luar negeri.
Sekitar 4,9 juta akan memilih untuk pertama kalinya di negara ini. Sedangkan, jumlah pemilih yang dipenjara adalah 53.172.







Komentar