INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Erick Thohir menegaskan, pencopotan Dedi Sunardi, Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) dilakukannya dengan pertimbangan matang. Publik meyakini pencepotan tersebut berkaitan dengan insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jakarta Utara.
“Nanti kan dijelaskan sendiri oleh Pertamina-nya. Kalau saya kan konteksnya ada beberapa. Mencopot, mencopot, mencopot juga kan enggak enak,” ucap Erick Thohir, Sabtu (11/3).
Namun, ia menekankan, dirinya punya alasan kuat atas putusannya itu. Dia lantas menyinggung adanya pejabat Pertamina yang tidak pulang ke Jakarta setelah Depo Plumpang terbakar.
“Saya kemarin meminta seluruh direksi Pertamina pulang. Ada yang pulang, ada yang enggak pulang. Ya saya catet dong yang enggak pulang,” ungkap Erick.
Erick menekankan sebagai pejabat publik mesti selalu hadir saat rakyat mengalami musibah
“Ketika rakyat ada yang meninggal, masa kita enggak hadir. Saya aja pulang dari surabaya. Padahal saya ada event besar di surabaya. Tapi saya pulang,” terangnya.
Pihaknya juka mengingatkan agar petinggi pertamina tidak mengabaikan tanggung jawab sebagai pejabat public, terlebih yang menjadi tanggung jawab Pertamina.
Hal-hal ini menjadi tanggung jawab. Kita duduk sebagai pejabat publik,” tutupnya.







Komentar