INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah tahu apa yang harus dia kerjakan jika jadi presiden. Pasalnya, Yusril menyebut dia punya pengalaman sebagai Menteri Sekretariat Negara pada 1996. Di mana saat itu, dia rutin menulis dan menyiapkan pidato presiden.
Pernyataan Yusril tersebut menanggapi soal dukungan Presiden Joko Widodo apabila maju sebagai calon presiden maupun wakil calon presiden pada pemilihan umum 2024 mendatang.
“Sehingga bertahun-tahun saya mengerjakan pekerjaan itu. Kalau disuruh jadi presiden saya udah tahu apa yang harus dilakukan” tegas Yusril, Jum’at (13/1).
Yusril memandang kebanyakan orang ketika hendak jadi presiden dan terpilih memimpin Indonesia tak tahu harus mengerjakan apa. Sementara dia mengklaim sudah punya banyak pengalaman.
“Kadang-kadang orang menjadi presiden, begitu terpilih dia mau apa ya. Saya tahu apa yang harus dikerjakan” pungkasnya.
Terlebih, kata Yusril secara akademis dia lulusan sekolah hukum, khususnya ilmu politik dan filsafat yang terkait langsung dengan masalah negara. Kendati demikian, Yusril tak menampik jika jadi presiden juga suratan takdir.
“Secara akademis saya dididik sekolah hukum, belajar ilmu politik dan banyak belajar filsafat dan memang terkait langsung dengan masalah negara dan sekian lama terlibat menangani persoalan kenegaraan” tutupnya.







Komentar