INDONESIASKSTSA.COM, Jakarta – Langkah strategis guna memperkuat pendanaan penelitian dan mencetak SDM unggul melalui skema beasiswa maupun kemitraan global tengah digodok oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berdampingan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Guna menjawab kebutuhan kegiatan ilmiah di lingkungan perguruan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan pentingnya pemantapan dukungan dana riset.
Di samping itu, sinergi secara konsisten juga dibangun oleh Kemdiktisaintek bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) demi mendorong penguatan anggaran riset secara bertahap hingga tahun 2029.
“Penguatan riset dan pengembangan talenta perlu kami dorong bersama agar investasi pendidikan dan penelitian dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi pengembangan kapasitas Indonesia,” ujar Menteri Brian, Minggu (20/9).
Agendanya turut mencakup eksplorasi peluang riset kolaboratif serta pertukaran akademis bersama universitas ternama dunia, di antaranya Imperial College London dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama LPDP Yon Arsal memaparkan komitmen lembaganya dalam mengawal keberlanjutan program riset kementerian, dengan penekanan pada transparansi tata kelola serta kejelasan parameter keberhasilan di tiap tahapnya.
“Kami siap mendukung Kemdiktisaintek, dan kami secara rutin sudah berdiskusi dengan direktorat terkait mengenai pembahasan ini,” ujar Plt. Kepala LPDP.
Pada kesempatan yang sama, penyiapan SDM di sektor medis tak luput dari pembahasan melalui wacana pemberian beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).