INDONESIASKETSA.COM, Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan kabar yang menyebut adanya ratusan korban dalam insiden kemunculan asap di tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan untuk meredam kepanikan masyarakat akibat informasi yang beredar luas.
Rudy menyatakan pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan manajemen PT Antam langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Hasil verifikasi lapangan menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun pekerja yang terjebak di dalam tambang.
Ia menjelaskan angka 700 yang ramai diperbincangkan publik bukanlah jumlah korban, melainkan penamaan level kerja di dalam tambang. Menurutnya, kesalahpahaman tersebut menjadi pemicu utama munculnya isu ratusan korban.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap membuka ruang penelusuran apabila terdapat informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam. Rudy memastikan setiap perkembangan akan disampaikan berdasarkan data dan fakta di lapangan.
Peristiwa yang terjadi sendiri merupakan kemunculan asap di salah satu level tambang sekitar pukul 00.30 WIB, saat tidak ada kegiatan penambangan resmi yang berlangsung. Sebagai langkah antisipasi awal, pemerintah daerah sempat menyiagakan mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulans, serta personel terkait setelah menerima laporan awal adanya dugaan korban.
Setelah dilakukan pengecekan bersama pihak Antam dan aparat keamanan, dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menegaskan seluruh pekerja berada dalam kondisi aman setelah dievakuasi dari area terdampak asap. Aktivitas di area tersebut dihentikan sementara sesuai prosedur keselamatan kerja.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memastikan tidak terjadi ledakan di area pertambangan emas Pongkor seperti yang sempat dikabarkan. Ia menyebut kemunculan asap telah ditangani oleh pihak Antam dan tidak menimbulkan korban.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya asap masih dalam proses penelusuran. Tim belum dapat masuk kembali ke area tambang sebelum kadar gas dinyatakan aman sesuai standar keselamatan.