Site icon indonesiasketsa.com

Survei Indikator: Munafri Arifuddin Unggul di Pilwalkot Makassar

Ilustrasi Pilkada 2024. (Dok.Detikcom)

INDONESIASKETSA.COM, Makassar – Pilkada Kota Makassar 2024 nampaknya akan berjalan alot, persaingan antara kandidat semakin terasa. Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar 2024, Sulawesi Selatan (Sulsel). Survei itu menempatkan Munafri ‘Appi’ Arifuddin unggul dalam top of mind warga dalam memilih calon wali kota Makassar.

Rilis survei Indikator ini bertajuk Peta Elektoral Terkini Pilwalkot Makassar 2024 digelar secara daring, Sabtu (12/10/2024). Survei ini digelar pada periode 30 September-8 Oktober dengan jumlah sampel 800 responden.

Responden yang dipilih merupakan seluruh warga Makassar yang punya hak pilih. Penelitian survei ini menggunakan multistage random sampling dengan toleransi kesalahan atau margin of error sekitar ± 3,5% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Responden diwawancarai dengan tatap muka dan telah dilakukan pengecekan hasil wawancara sebanyak 20% dari total sampel. Dalam quality control itu, tidak ditemukan kesalahan berarti.

Hasilnya, Appi unggul dari segi top of mind dengan 29% disusul Indira 20,5% dan Seto 14,3%. Appi unggul dengan selisih 8,6% dari Indira Jusuf Ismail.

Sementara Abdul Rahman Bando 0,8%, Aliyah Mustika Ilham 0,6%, Rezky Mulfiati Lutfi 0,4% dan lainnya 1,6%. Pemilih yang belum menentukan pilihannya sebanyak 32,7%.

“Munafri Arifuffin berada di tingkat pertama 29,1%, beliau punya pengalaman panjang bertarung di Kota Makassar, sebelumnya memang belum beruntung, tetapi kali ini ada potensi Munafri mengungguli calon lain karena selisih Munafri dengan calon lain signifikan secara statistik,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi.

Burhanuddin menjelaskan, tof of mind adalah satu simulasi yang ditanyakan pada responden dan responden tidak mendapat pilihan jawaban apapun. Satu ukuran yang biasa dipakai untuk mengukur seberapa jauh nama calon wali kota itu melekat di memori pemilih adalah simulasi ini yang paling kuat untuk menggambarkan strong voters.

“Jadi semakin muncul nama seorang calon kepala daerah dalam memori pemilih secara terbuka tanpa di-brief itu artinya calon tersebut sudah melekat di memori responden,” ujarnya.

Diketahui, ada 4 pasangan calon (paslon) bertarung di Pilwalkot Makassar. Nomor urut 1 yakni Muanfri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah), nomor urut 2 Andi Seto Gadhista Asapa-Rezky Mulfiati Lutfi (Seto-Kiki), nomor urut 3 Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) dan nomor urut 4 Amri Arsyid-Abdul Rahman Bando (AMAN).

Appi-Aliyah diusung oleh 6 parpol yakni Golkar, Demokrat, Perindo, Hanura, Ummat dan PBB. Sementara Seto-Rezki diusung Gerindra, NasDem, PAN dan PSI (2,17%). Indira-Ilham diusung oleh PKB, PPP dan PDIP. Pasangan Amri-Rahman diusung oleh PKS.

Exit mobile version