INDONESIASKETSA.COM, Kendari – LSM Triga Nusantara Indonesia DPD Sultra menyoroti dugaan KKN pembagunan lapangan lakidende di kota kendari provinsi sulawesi tenggara yang melekat pada Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi tenggara sebesar 706.228.211.05 T.A 2021.
Dewan pembina LSM Triga Nusantara indonesia DPD Sultra, Suarsanto mengatakan terkait kegiatan pembangunan lapangan lakidende disinyalir dugaan KKN kurang lebih Rp.706.228.211.05.
Santo mengatakan bahwa dari temuan LHP BPK ATAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN No 30/B/LHP/XIX/.KDR/05/2022, TANGGAL 20 MEI 2022 menjelaskan tentang kelebihan pembayaran pembangunan stadion lakidende sebesar Rp. 706.228.211.05
“Selama pelaksanaan pekerjaan kegiatan ini melakukan dua kali adendum kontrak tanggal 1 Oktober 2021 terkait tambah-kurang volume pekerjaan dan addendum II tanggal 31 Desember 2021 terkait pemberian kesempatan penyelesaian pekerjaan.” Kata Santo
Lanjut santo, pekerjaan pembangunan Stadion Lakidende ini dilaksanakan oleh PT. MPU berdasarkan Surat Perjanjian (kontrak) Nomor 602/0068/KNTKONSTRUKSI/IX/2021 tanggal 3 September 2021 dengan nilai sebesar Rp27.544.000.000,00.
“selama pelaksanaan Pekerjaan telah dinyatakan 100% oleh PPK dan telah diserahkan berdasarkan Berita Acara Serah Terima Pertama (PHO) Nomor 102/BAST/CK.BK&TR/II/2022 tanggal 4 Februari 2022.” ujarnya
Tetapi berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan perhitungan bersama dengan PPTK, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas yang didampingi oleh Inspektorat menunjukkan bahwa terdapat kekurangan volume sebesar Rp706.228.211,05.
“Hal ini melanggar undang-undang tindak pidana korupsi tahun 1999 no 31 junto atas perubahan undang undang tahun 2001 No 20 Tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tutup suarsanto