INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Perang antara militer Israel dan kelompok militan Hamas Palestina terus meningkat.
Tercatat lebih dari 9000 orang warga sipil Palestina tewas akibat perang Israel yang mayoritas terdiri dari perempuan dan anak.
Akibatnya menteri Pendidikan Gaza menghentikan aktifitas belajar mengajar di seluruh sekolah oleh karena banyak siswa yang terbunuh.
Tak hanya itu, korban luka dari warga sipil akibat perang tercatat 22.911 orang. Sementara di wilayah Tepi Barat korban jiwa tercatat 132 orang dan korban luka 2.281 orang.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Hubungan Internasional Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Komisi HI PB HMI MPO), Mukmin Talaohu menyatakan sikap pertama kemerdekaan untuk Palestina Harga Mati.
Kedua mengutuk keras serangkaian aksi militer Israel yang membabi buta terhadap warga sipil Palestina.
“Ketiga, mendorong PBB untuk mengkonsolidasikan dukungannya untuk menurunkan tingkat aksi militer Israel terhadap Palestina dan mendorong gencatan senjata untuk perdamaian dunia.” Kata Mukmin dalam rilisnya kepada Wartawan, Sabtu 04 November 2023.
Keempat lanjut Mukmin pihaknya meminta seluruh negara di dunia untuk menurunkan tingkat hubungan diplomasi dengan Israel akibat kondisi negara Palestina yang memburuk.
“Kelima kami menginstruksikan kader HMI-MPO di seluruh Indonesia dan mengajak seluruh elemen masyarakat Nusantara untuk menyuarakan penolakan terhadap aksi kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina yang semakin meningkat.” Tutup Mukmin