INDONESIASKETSA.COM, Serangan pejuang Palestina ke Israel pada Sabtu berhasil mempecundangi negara zionis. Israel yang selama ini digambarkan sebagai negara dengan militer kuat dan canggih nyatanya tak berdaya membendung serangan pejuang Palestina yang secara persenjataan tidak selevel dengan zionis Israel. Menanggapi serangan tersebut, Amerika Serikat dan negara barat ramai melancarkan kecaman terhadap pejuang Palestina, Israel digambarkan sebagai korban dari sebuah aksi kejam, apa yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutu baratnya tak lebih dari propaganda menyesatkan yang sudah usang.
Dalam konflik Palestina-Israel yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, maka zionis Israel adalah penjajah yang secara paksa menduduki dan mengusir rakyat Palestina dari tanah yang mereka miliki. Sejak penjajah zionis Israel mencaplok wilayah Palestina, sudah tak terhitung jumlah nyawa rakyat Palestina yang melayang akibat penindasan yang dilakukan militer zionis Israel. Oleh sebab itu serangan yang dilakukan pejuang Palestina ke wilayah yang yang dikuasai zionis Israel merupakan bentuk perlawanan terhadap penjajah dalam rangka mencapai kemerdekaan. Sebagai negara terjajah tentu Palestina sangat berhak bahkan wajib berjuang meraih kemerdekaan dengan segala cara, baik lewat diplomasi maupun jalur bersenjata.
Selama ini zionis Israel nampak kebal hukum, mereka sama sekali tidak mengindahkan hukum internasional, berbagai resolusi PBB tidak pernah mereka taati, bahkan secara agresif mereka terus mencaplok wilayah Palestina dengan mendirikan pemukiman ilegal di tanah Palestina, tak berhenti sampai disitu, militer zionis Israel juga kerap melakukan aksi penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa, tempat ibadah yang sangat dihormati kaum muslim. Dengan ragam penderitaan yang dialami rakyat Palestina, menjadi sangat tidak masuk akal ketika mereka bereaksi dengan menyerang Israel lalu mereka diposisikan sebagai pembantai, rakyat Palestina adalah pihak terjajah yang sedang berjuang mengusir penjajah dari tanah mereka, dan penjajah itu bernama zionis Israel.
Semestinya seluruh negara di dunia bersatu padu menghentikan penjajahan zionis Israel terhadap Palestina, segala upaya perdamaian akan menemui jalan buntu selama penjajahan Zionis Israel tidak dihentikan, narasi perdamaian akan selalu menjadi bahan bualan belaka selama Palestina belum berdiri sebagai negara merdeka, kemerdekaan Palestina adalah inti konflik di wilayah tersebut. Konflik hanya akan berakhir bila Palestina meraih kemerdekaan dan Zionis Israel berhenti melakukan penjajahan terhadap rakyat Palestina dan angkat kaki dari wilayah tersebut.
Penulis: Zaenal Abidin Riam
Pengamat Kebijakan Publik/Koordinator Presidium Demokrasiana Institute