Site icon indonesiasketsa.com

Jombang, Kabupaten di Jatim Yang Darurat Kekurangan Guru

Ilustrasi Guru.

INDONESIASKETSA.COM, Jombang – Dewan Pendidikan Jombang berharap, program satu juta guru PPPK yang telah diwacanakan kemendikbudristek segera terealisasi. Agar kekurangan guru tak semakin parah di Kabupaten Jombang.

Kekurangan guru di Kabupaten Jombang yang mencapai ribuan tak kunjung teratasi. Kondisi ini juga dinilai mengancam keberlangsungan pendidikan.

’’Harapan kita ya tinggal pemenuhan guru melalui PPPK. Tapi kalau anggarannya kurang, maka sulit juga untuk merealisasikannya”, ungkap Muhyiddin Zainul Arifin, ketua Dewan Pendidikan Jombang, kemarin.

Sembari menunggu realisasi program tersebut, Muhyiddin meminta sekolah untuk kreatif dan pandai mensiasati kondisi kekurangan guru. Tidak dengan mengangkat guru baru, tapi memaksimalkan tenaga yang sudah ada.

Muhyiddin mengakui, ketika Dewan Pendidikan turun ke satuan pendidikan, hampir semua satuan pendidikan mengeluhkan hal yang sama, kekurangan guru.

’’Dari 530-an sekolah yang ada di Jombang, mayoritas sudah kami datangi. Keluhan sama, minta dibantu untuk nasib pembimbing mulok”, jelasnya.

Ia menyadari, sekolah pasti kesulitan. Satuu sisi guru kurang, bahkan hingga kepala sekolah turun langsung untuk mengajar. Namun di sisi yang lain, sekolah tidak diperbolehkan mengangkat GTT baru sejak 2019.

Exit mobile version