INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Peta politik di Jabar menuju pilpres menunjukkan terjadinya persaingan sengit antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, hal tersebut terungkap dalam rilis survei FIXPOLL Indonesia di Hotel Tamarin Jakarta, Senin (24/7). Survei yang dilaksanakan pada 15-22 Juni 2023 di Provinsi Jawa Barat ini menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif FIXPOLL Indonesia, Mohammad Anas RA, menyatakan pihaknya melakukan empat skema simulasi capres cawapres. Dalam simulasi skema satu, Anies-Agus Harimurti Yudhoyono unggul 36,1 persen, Prabowo- Erick Thohir menyusul di urutan kedua 30.6 persen, selanjutnya Ganjar-Nasaruddin Umar 17,9 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 15,4 persen. Dalam simulasi skema dua, Prabowo-Muhaimin Iskandar unggul 36,2 persen, urutan kedua ditempati Anies-LaNyalla Mattalitti 34,9 persen, lalu Ganjar-Erick Thohir 16,1 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 12,8 persen.
Dalam simulasi skema tiga, Anies-Gatot Nurmantyo unggul 36,3 persen, disusul Prabowo-Erick Thohir 31,3 persen, lalu Ganjar-Andika Perkasa 16,2 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 16,2 persen. Sedangkan dalam simulasi skema empat, Prabowo-Khofifah Indar Parawansa unggul 36,5 persen, disusul Anies-Ahmad Heryawan 33,1 persen, lalu Ganjar- Sandiaga Uno 16,4 persen, dan tidak tahu tidak jawab 14,0 persen.
Selain itu, temuan survei juga menunjukkan Panglima TNI Yudo Margono merupakan pejabat negara yang paling dipercaya masyarakat khususnya dalam bidang hukum, pertahanan, dan keamanan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Yudo mencapai 75,9 persen, disusul Ketua MK 71,8 persen, Ketua MA 71 persen, Jaksa Agung 70,5 persen, Ketua KPK 68,5 persen, dan Kapolri 67,3 persen.
Terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pimpinan legislatif, Ketua MPR Bambang Soesatyo mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat dengan 69,3 persen, menyusul Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti di posisi kedua 68,3 persen, selanjutnya Ketua DPR RI Puan Maharani 60,1 persen.