Site icon indonesiasketsa.com

Picu Polemik, Berikut Klarifikasi Pemerintah Terkait Larangan Buka Puasa Bersama Pejabat

Seskab memberikan arahan pada pelantikan pimpinan tinggi madya di Lingkungan Setkab, Jumat (12/6). (Foto: Humas Sekretariat Kabinet/Rahmat)

INDONESIASKETSA.COM, Jakarta – Pihak Istana memberikan penjelasan terkait arahan Presiden Jokowi yang melarang pejabat dan pegawai pemerintah untuk mengadakan buka puasa bersama. Istana menyampaikan larangan itu hanya ditujukan kepada para menteri hingga kepala lembaga.

“Saya perlu menjelaskan surat yang dikeluarkan oleh Sekretariat Kabinet berkaitan dengan buka puasa bersama. Yang pertama, buka puasa itu, atau arahan Presiden itu, hanya ditujukan kepada para menko, para menteri, kepala lembaga pemerintah,” terang Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam pernyataan pers di akun YouTube Setpres beberapa waktu lalu.

Pramono mengatakan larangan ini tidak berlaku untuk masyarakat umum. Oleh karena itu, masyarakat tetap diberi keleluasaan untuk melakukan buka puasa bersama.

“Yang kedua, hal ini tidak berlaku bagi masyarakat umum sehingga dengan demikian masyarakat umum masih diberi kebebasan untuk melakukan atau menyelenggarakan buka puasa bersama,” ungkap Pramono.

Pramono mengatakan saat ini pejabat pemerintah banyak disorot oleh masyarakat. Pejabat dianjurkan untuk buka puasa bersama secara sederhana.

“Saat ini aparat sipil negara, pejabat pemerintah, sedang mendapatkan sorotan yang sangat tajam dari masyarakat. Untuk itu, Presiden meminta jajaran pemerintah, ASN, berbuka puasa dengan pola hidup yang sederhana,” sambungnya.

Dari kalangan pejabat, ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang setuju dengan arahan Jokowi tersebut. Tak semua sepakat, ada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi yang meminta kebijakan larangan bukber pejabat itu dipertimbangkan lagi.

Exit mobile version